
GAMPING – Semangat kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh anggota Palang Merah Remaja (PMR) SPETAGA SMP Negeri 3 Gamping. Sebanyak lima siswa PMR diterjunkan untuk membantu tim kesehatan panitia dalam kegiatan Pesta Siaga Kwartir Ranting (Kwarran) Gamping, Kamis, 15 Oktober 2026, di kompleks Pasar Hewan Ambarketawang.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB tersebut diikuti oleh peserta didik kelas III dan IV sekolah dasar se-Kapanewon Gamping. Di tengah suasana kegiatan yang berlangsung di bawah terik matahari, para anggota PMR SPETAGA turut berperan membantu pelayanan kesehatan bagi peserta Pesta Siaga bersama tim kesehatan panitia.
Pesta Siaga menjadi ajang pertemuan, permainan, dan pembentukan karakter bagi Pramuka Siaga. Namun, di balik kemeriahan kegiatan, kesiapsiagaan kesehatan juga menjadi bagian penting untuk memastikan peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman.
Lima Anggota PMR SPETAGA Terjun Langsung ke Lapangan
Dengan bimbingan pembina Siaga gabungan se-Kapanewon Gamping serta koordinasi bersama tim kesehatan panitia, lima anggota PMR SPETAGA mendapatkan kesempatan untuk menerapkan keterampilan yang telah mereka pelajari dalam pelatihan.
Kehadiran mereka bukan sekadar membantu tugas pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata tentang kepedulian, tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat kesehatan.
Pengalaman langsung di lapangan memberikan pelajaran berharga bahwa tugas anggota PMR tidak hanya memahami teori pertolongan pertama, tetapi juga belajar bersikap tenang, tanggap, dan bertanggung jawab ketika menghadapi orang yang membutuhkan pertolongan.
Sigap Membantu Adik Siaga yang Tersengat Lebah
Salah satu pengalaman berharga dalam kegiatan tersebut adalah ketika seorang peserta Pesta Siaga mengalami sengatan lebah.
Anggota PMR bersama tim kesehatan memberikan bantuan awal. Penanganan yang dilakukan meliputi penggunaan minyak tawon dan kompres es. Karena kondisi peserta disertai demam, peserta kemudian diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut di klinik PMI.
Peristiwa ini menjadi pengalaman penting bagi anggota PMR SPETAGA dalam memahami bahwa penanganan kesehatan harus dilakukan dengan cermat, mengutamakan keselamatan pasien, serta melibatkan petugas kesehatan yang berkompeten apabila diperlukan.
Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pertolongan pertama bukan hanya tentang kecepatan bertindak, tetapi juga tentang mengenali kondisi pasien dan mengetahui kapan bantuan medis lanjutan dibutuhkan.
Panas Terik Tak Menyurutkan Semangat Kemanusiaan
Bertugas di kompleks Pasar Hewan Ambarketawang dengan kondisi cuaca yang panas menjadi tantangan tersendiri bagi peserta maupun petugas. Meskipun demikian, anggota PMR SPETAGA tetap bersemangat menjalankan tugas pendampingan pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata bahwa pengabdian kemanusiaan membutuhkan kesiapan fisik, kepedulian, kemampuan bekerja sama, serta kemauan untuk terus belajar.
Bagi kelima anggota PMR, kesempatan membantu adik-adik Pramuka Siaga merupakan pengalaman yang tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kepekaan sosial.
Dari Pelatihan Menuju Pengabdian Nyata
Keterlibatan PMR SPETAGA dalam Pesta Siaga Kwarran Gamping menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang bermakna. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan dapat dipraktikkan dalam situasi nyata dengan tetap berada di bawah arahan pembina dan tim kesehatan.
Diharapkan pengalaman ini semakin memperkuat karakter anggota PMR SPETAGA sebagai generasi muda yang peduli, tangguh, sigap, dan siap membantu sesama sesuai kemampuan serta kompetensinya.
Semoga kiprah lima anggota PMR SPETAGA ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk menumbuhkan semangat kemanusiaan, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, dan berani mengambil peran positif di tengah masyarakat.
PMR SPETAGA: Terampil dalam pertolongan, tangguh dalam pengabdian, tulus dalam kemanusiaan!
