Latihan Qurban SMP Negeri 3 Gamping 2026: 72 Kelompok Adu Kreativitas Memasak, Kesigapan Guru Cegah Bahaya Kebakaran

Gamping, 29 Mei 2026 – SMP Negeri 3 Gamping kembali menyelenggarakan kegiatan Latihan Ibadah Qurban sebagai bagian dari pembelajaran karakter, keagamaan, gotong royong, dan keterampilan hidup bagi peserta didik. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (29/5/2026) ini berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Acara dimulai pukul 07.30 WIB dengan prosesi penyerahan hewan qurban dari bidang kesiswaan kepada pihak sekolah. Hewan qurban secara simbolis diserahkan oleh perwakilan kesiswaan dan diterima langsung oleh Kepala SMP Negeri 3 Gamping sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan latihan qurban tahun ini.

Proses penyembelihan hewan qurban dipimpin oleh Heriyanto, S.Pd. dengan tetap memperhatikan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Setelah proses penyembelihan dan pembagian daging selesai, para siswa langsung bersiap mengikuti agenda yang paling dinanti, yaitu lomba memasak antarkelompok.

Daging qurban dibagikan kepada seluruh siswa untuk diolah bersama dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelas dibagi menjadi empat kelompok, sehingga dari 18 rombongan belajar terbentuk 72 kelompok peserta lomba memasak.

Suasana sekolah berubah menjadi arena kuliner yang penuh semangat dan kreativitas. Berbagai jenis masakan tersaji dengan tampilan menarik dan cita rasa yang beragam. Tidak hanya masakan tradisional Nusantara seperti gulai, sate, tongseng, dan rica-rica, para siswa juga menghadirkan aneka menu bercita rasa internasional yang menunjukkan kemampuan mereka dalam berkreasi dan berkolaborasi.

Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan memasak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Para siswa tampak antusias membagi tugas mulai dari menyiapkan bahan, memasak, hingga menyajikan hasil masakan untuk dinilai oleh dewan juri.

Di tengah berlangsungnya kegiatan, sempat terjadi insiden ketika salah satu kompor mengalami kebakaran yang memicu kepanikan sesaat di lokasi lomba. Namun berkat kesigapan dan kesiapsiagaan guru, situasi dapat segera dikendalikan. Samuel bersama Tri dengan cepat mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan berhasil memadamkan api sebelum membesar sehingga tidak menimbulkan korban maupun kerusakan yang berarti.

Kepala SMP Negeri 3 Gamping mengapresiasi kesiapan seluruh panitia dan warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Insiden ini sekaligus menjadi pembelajaran nyata mengenai pentingnya budaya keselamatan, kewaspadaan, dan kemampuan tanggap darurat di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan latihan qurban ini, SMP Negeri 3 Gamping berharap peserta didik tidak hanya memahami makna ibadah qurban secara teori, tetapi juga mampu menghayati nilai keikhlasan, kepedulian sosial, gotong royong, serta mengembangkan keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Semangat kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat berlangsung secara menyenangkan, bermakna, dan memberikan pengalaman nyata yang akan selalu dikenang oleh seluruh siswa SMP Negeri 3 Gamping.Latihan Qurban SMP Negeri 3 Gamping 2026: 72 Kelompok Adu Kreativitas Memasak, Kesigapan Guru Cegah Bahaya Kebakaran

Gamping, 29 Mei 2026 – SMP Negeri 3 Gamping kembali menyelenggarakan kegiatan Latihan Ibadah Qurban sebagai bagian dari pembelajaran karakter, keagamaan, gotong royong, dan keterampilan hidup bagi peserta didik. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (29/5/2026) ini berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Acara dimulai pukul 07.30 WIB dengan prosesi penyerahan hewan qurban dari bidang kesiswaan kepada pihak sekolah. Hewan qurban secara simbolis diserahkan oleh perwakilan kesiswaan dan diterima langsung oleh Kepala SMP Negeri 3 Gamping sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan latihan qurban tahun ini.

Proses penyembelihan hewan qurban dipimpin oleh Bapak Heriyanto, S.Pd. dengan tetap memperhatikan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Setelah proses penyembelihan dan pembagian daging selesai, para siswa langsung bersiap mengikuti agenda yang paling dinanti, yaitu lomba memasak antarkelompok.

Daging qurban dibagikan kepada seluruh siswa untuk diolah bersama dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelas dibagi menjadi empat kelompok, sehingga dari 18 rombongan belajar terbentuk 72 kelompok peserta lomba memasak. Daging dibagika pula kepada sebagian warga sekitar sekolah dan sebagian siswa yang dipandang perlu.

Suasana sekolah berubah menjadi arena kuliner yang penuh semangat dan kreativitas. Berbagai jenis masakan tersaji dengan tampilan menarik dan cita rasa yang beragam. Tidak hanya masakan tradisional Nusantara seperti gulai, sate, tongseng, dan rica-rica, para siswa juga menghadirkan aneka menu bercita rasa internasional yang menunjukkan kemampuan mereka dalam berkreasi dan berkolaborasi.

Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan memasak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Para siswa tampak antusias membagi tugas mulai dari menyiapkan bahan, memasak, hingga menyajikan hasil masakan untuk dinilai oleh dewan juri.

Di tengah berlangsungnya kegiatan, sempat terjadi insiden ketika salah satu kompor mengalami kebakaran yang memicu kepanikan sesaat di lokasi lomba. Namun berkat kesigapan dan kesiapsiagaan guru, situasi dapat segera dikendalikan. Bapak Samuel bersama bapak Tri dengan cepat mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan berhasil memadamkan api sebelum membesar sehingga tidak menimbulkan korban maupun kerusakan yang berarti.

Kepala SMP Negeri 3 Gamping mengapresiasi kesiapan seluruh panitia dan warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Insiden ini sekaligus menjadi pembelajaran nyata mengenai pentingnya budaya keselamatan, kewaspadaan, dan kemampuan tanggap darurat di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan latihan qurban ini, SMP Negeri 3 Gamping berharap peserta didik tidak hanya memahami makna ibadah qurban secara teori, tetapi juga mampu menghayati nilai keikhlasan, kepedulian sosial, gotong royong, serta mengembangkan keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Semangat kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat berlangsung secara menyenangkan, bermakna, dan memberikan pengalaman nyata yang akan selalu dikenang oleh seluruh siswa SMP Negeri 3 Gamping.