Kangkung adalah tanaman yang termasuk jenis sayur-sayuran dan dibudidayakan sebagai tanaman holtikultura. Tanaman ini dapat dijumpai hampir di semua negara terutama pada kawasan berair.
Ada dua jenis bentuk kangkung yang dijual di pasaran. Pertama adalah kangkung berdaun licin dan berbentuk mata panah (kangkung air). Jenis kedua adalah dengan daun sempit memanjang (kangkung tanah atau kangkung darat). Daunnya biasanya tersusun menyirip tiga berwarna hijau lebih pekat dibandingkan kangkung air yang berwarna hijau pucat.
Ada dua jenis cara budidaya kangkung, yaitu secara kering dan basah. Dalam keduanya, sejumlah besar bahan organik dan air diperlukan agar tanaman ini dapat tumbuh dengan subur. Kangkung kaya akan vitamin A, C, dan E yang merupakan antioksidan kuat yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu kangkung juga memiliki manfaat mencegah anemia karena mengandung zat besi dan mencegah kerusakan mata karena kandungan vitamin A.
Nama Ilmiah : Ipomoea aquatica (Kangkung air), Ipomoea reptans (Kangkung tanah)
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kangkung dan https://umsu.ac.id/health/kandungan-nutrisi-dan-manfaat-kangkung-untuk-kesehatan-tubuh/
Penulis : Mutiāah Khamidah
