SPETAGA BERDUKA, SELAMAT JALAN PAK RAHMAD PRABA SETYAWAN: PENGABDIANMU AKAN SELALU KAMI KENANG

GAMPING – Keluarga besar SMP Negeri 3 Gamping (SPETAGA) berduka mendalam atas berpulangnya salah satu guru terbaiknya, Bapak Rahmad Praba Setyawan, S.Pd.Jas., guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 07.30 WIB di RSA UGM.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar SPETAGA, rekan sejawat, serta para siswa yang selama ini mengenal beliau sebagai sosok guru yang energik, penuh semangat, dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.

Berjuang Melawan Sakit, Berpulang Menghadap Ilahi

Almarhum mulai menjalani perawatan di rumah sakit sejak Ahad, 27 September 2026, setelah mengalami serangan stroke. Beliau sempat diperbolehkan pulang untuk sementara waktu, tetapi kemudian harus kembali menjalani perawatan hingga akhirnya Allah Swt. memanggil beliau untuk selama-lamanya.

Seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Gamping turut merasakan kehilangan yang mendalam. Doa dan ungkapan belasungkawa mengalir sebagai bentuk kasih sayang serta penghormatan kepada sosok guru yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan di SPETAGA.

Guru yang Energik, Wali Kelas yang Berintegritas

Semasa hidupnya, Bapak Rahmad Praba Setyawan dikenal sebagai guru PJOK yang energik dan bersemangat. Dalam mendampingi peserta didik, beliau tidak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, tanggung jawab, dan semangat untuk terus berkembang.

Sebagai wali kelas VII C, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang berintegritas dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kedekatan beliau dengan para siswa terlihat dari banyaknya siswa yang datang bertakziah ke rumah duka. Kehadiran mereka menjadi ungkapan rasa kehilangan sekaligus bukti bahwa sosok guru yang tulus akan selalu meninggalkan kesan mendalam di hati anak didiknya.

Bagi SPETAGA, Pak Rahmad bukan sekadar seorang guru. Beliau adalah pendidik, pembimbing, dan bagian dari keluarga besar sekolah yang jejak pengabdiannya akan terus dikenang.

Siswa SPETAGA Melaksanakan Salat Gaib

Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan belasungkawa, para siswa SMP Negeri 3 Gamping dibimbing untuk melaksanakan salat gaib guna mendoakan almarhum. Kegiatan ini menjadi pembelajaran spiritual bagi peserta didik tentang arti kehilangan, kepedulian, penghormatan kepada sesama, serta pentingnya mendoakan saudara seiman yang telah berpulang. https://www.instagram.com/reel/DediCQRzPPI/?srtk=MjA0ZWp0aDloYmFz

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap para siswa dapat mengambil hikmah bahwa kehidupan di dunia merupakan amanah yang harus dijalani dengan sebaik-baiknya, serta setiap kebaikan dan pengabdian akan meninggalkan makna bagi orang lain.

Diiringi Upacara Kedinasan, Dimakamkan di Geneng, Sidoagung

Prosesi pemakaman almarhum dilaksanakan dengan upacara kedinasan yang dipimpin oleh pengurus Korpri Kapanewon Gamping. Upacara tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum sebagai aparatur yang telah menjalankan tugasnya di dunia pendidikan.

Selanjutnya, almarhum dimakamkan di Makam Geneng, Sidoagung, Godean. Suasana duka menyelimuti prosesi penghantaran terakhir, mengiringi kepergian seorang pendidik yang telah menorehkan pengabdian dalam kehidupan para siswa dan rekan kerjanya.

Terima Kasih atas Pengabdianmu, Pak Rahmad

Kepala SMP Negeri 3 Gamping beserta seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya atas seluruh pengabdian, dedikasi, ketulusan, dan kebaikan almarhum selama menjadi bagian dari keluarga besar SPETAGA.

Terima kasih telah mendidik dan membimbing anak-anak kami. Terima kasih atas semangat yang telah diberikan, tanggung jawab yang telah ditunaikan, serta teladan yang telah ditinggalkan. Semoga segala ilmu yang telah diajarkan, kebaikan yang telah ditanamkan, dan pengabdian yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Kami menyadari bahwa setiap perjumpaan pada akhirnya akan berujung pada perpisahan. Namun, kenangan dan keteladanan seorang guru tidak akan hilang bersama kepergiannya. Nama dan pengabdian Pak Rahmad akan tetap menjadi bagian dari perjalanan SMP Negeri 3 Gamping.

Selamat jalan, Pak Rahmad Praba Setyawan, S.Pd.Jas.

Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.

Semoga Allah Swt. mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, menjadikannya sebagai taman dari taman-taman surga, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

Pengabdianmu telah usai, tetapi kebaikanmu akan tetap hidup dalam kenangan kami.

Selamat jalan, Pak Guru. Terima kasih atas segala baktimu. Al-Fatihah.