Tembus Pegunungan Berkolaborasi Menebar Keteladanan! OSIS SMP Negeri 3 Gamping dan SMP Negeri 3 Samigaluh Bersatu dalam Latihan Ibadah Qurban Penuh Makna

Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan nilai keagamaan terasa begitu kuat dalam rangkaian kegiatan latihan ibadah qurban kolaboratif antara OSIS SMP Negeri 3 Gamping dan OSIS SMP Negeri 3 Samigaluh yang dilaksanakan pada Rabu–Kamis, 27–28 Mei 2026.

Sebanyak 24 pengurus OSIS SMP Negeri 3 Gamping Sleman berkolaborasi bersama 20 pengurus OSIS SMP Negeri 3 Samigaluh Kulon Progo dalam kegiatan yang tidak hanya melatih praktik ibadah qurban, tetapi juga mempererat persaudaraan antarsekolah dan menanamkan jiwa kepemimpinan serta kepedulian sosial.

Perjalanan rombongan SMP Negeri 3 Gamping menuju kawasan pegunungan Samigaluh menggunakan bus berlangsung penuh antusiasme. Rombongan tiba di SMP Negeri 3 Samigaluh pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 16.45 WIB dan langsung mendapatkan sambutan hangat dari keluarga besar sekolah tuan rumah. Nuansa kekeluargaan langsung terasa sejak awal pertemuan kedua sekolah tersebut.

Pada malam harinya, para siswa mengikuti kegiatan pembinaan bersama yang berlangsung seru, hangat, dan penuh inspirasi. Para pembina dari kedua sekolah memberikan penguatan karakter, motivasi kepemimpinan, serta pentingnya menjaga semangat kolaborasi dan ukhuwah di kalangan pelajar.

Kegiatan semakin bermakna ketika memasuki hari kedua. Aktivitas dimulai sejak dini hari dengan pelaksanaan shalat tahajud, dilanjutkan shalat subuh berjamaah, kultum yang diisi oleh Drs. Ahmad Janadi,M.A. Pengawas Kemenag Kulon Progo, serta dilanjut dengan jalan sehat menikmati suasana alam Samigaluh yang sejuk dan asri. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti inti kegiatan berupa praktik ibadah qurban.

Dalam kegiatan tersebut, total enam ekor hewan qurban disembelih. Dua ekor berasal dari kelompok peternak “Mendho Ageng” Moyudan Sleman, dua ekor dari SMP Negeri 3 Samigaluh, dan dua ekor lainnya dari SMP Negeri 3 Gamping. Seluruh proses qurban menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa mengenai nilai keikhlasan, gotong royong, pengorbanan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kedua kepala sekolah menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas suksesnya kegiatan kolaboratif ini. Mereka berharap sinergi positif antarsekolah dapat terus dilanjutkan dalam berbagai program pendidikan, keagamaan, kepemimpinan, maupun budaya di masa mendatang.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar dan berbagi tidak mengenal batas wilayah. Dari Gamping hingga Samigaluh, para pelajar menunjukkan bahwa generasi muda mampu menghadirkan energi positif, memperkuat persaudaraan, dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan melalui praktik nyata ibadah qurban.