
SMP Negeri 3 Gamping, 24 Agustus 2026 – SMP Negeri 3 Gamping menerima kunjungan monitoring Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 24 Agustus 2026. Monitoring dilakukan oleh Ibu Daliyah, selaku Widyaprada BPMP DIY, sebagai bagian dari upaya melihat perkembangan dan penguatan pengelolaan UKS di satuan pendidikan.
Kegiatan monitoring diterima langsung oleh Kepala SMP Negeri 3 Gamping, Yuliyanto, bersama dua petugas UKS sekolah, yaitu Ibu Suci Cahya dan Ibu Tri Sukma. Dalam kegiatan tersebut dilakukan peninjauan terhadap berbagai aspek pelaksanaan UKS, termasuk pengelolaan administrasi, pemanfaatan data, kebersihan lingkungan, serta keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung program kesehatan sekolah.
Berdasarkan hasil monitoring, strata UKS SMP Negeri 3 Gamping berada pada level C. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas program UKS secara bertahap dan berkelanjutan.
“Tidak Ada Tempat Sampah di Kelas” Justru Menjadi Hal Positif
Salah satu hal yang menarik dalam monitoring adalah kondisi tidak adanya tempat sampah di dalam ruang kelas. Sekilas, kondisi tersebut dapat dipandang sebagai kekurangan. Namun, di SMP Negeri 3 Gamping, kebijakan tersebut justru merupakan bagian dari pembiasaan karakter dan tanggung jawab siswa.
Sekolah menerapkan prinsip “Sampahmu adalah Tanggung Jawabmu.” Setiap warga sekolah didorong untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan, bukan sekadar membuangnya ke tempat sampah yang tersedia di kelas.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter, khususnya dalam membangun kesadaran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Pengelolaan Data 7 KAIH Mendapat Apresiasi
Hal lain yang mendapat apresiasi dalam monitoring adalah pelaksanaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH). Pengelolaan program dinilai baik karena sekolah memiliki kemudahan dalam mendapatkan data, melihat kondisi berdasarkan data, serta menindaklanjuti data yang diperoleh.
Pemanfaatan data tersebut menunjukkan bahwa program sekolah tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi digunakan sebagai dasar untuk melakukan evaluasi dan menentukan tindak lanjut.
Peran Masyarakat Perlu Terus Diperkuat
Meski terdapat sejumlah hal yang telah berjalan baik, monitoring juga memberikan catatan untuk pengembangan UKS ke depan. Salah satunya adalah perlunya meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung program UKS.
Kolaborasi dapat diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain kader Posyandu dan Tim UKS Kapanewon, sehingga program kesehatan sekolah dapat berjalan lebih sinergis dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik.
Kepala SMP Negeri 3 Gamping menyampaikan bahwa hasil monitoring tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi sekolah. Predikat strata C bukanlah akhir, tetapi menjadi titik awal untuk terus berbenah menuju pengelolaan UKS yang lebih baik.
Dengan semangat kolaborasi, pemanfaatan data, pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta keterlibatan masyarakat, SMP Negeri 3 Gamping berkomitmen untuk terus membangun lingkungan sekolah yang sehat, bersih, aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
