
Gamping – Transformasi besar terjadi di lingkungan SMP Negeri 3 Gamping. Musholla Ar Riyadhoh yang sebelumnya terasa sempit dan terfragmentasi, kini tampil lebih luas, terbuka, dan representatif setelah direvitalisasi dengan dukungan dana dari Sekretariat Presiden sebesar Rp343.068.770.
Sebelum direvitalisasi, musholla menghadapi keterbatasan serius. Bangunan terbagi dalam tiga ruang dengan sekat dinding, serta memiliki perbedaan ketinggian lantai yang membuat kapasitas dan kenyamanan ibadah menjadi tidak optimal. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat musholla harus menampung sekitar 500 siswa untuk kegiatan ibadah berjamaah.
Namun, sejak awal April 2026, wajah Musholla Ar Riyadhoh berubah drastis. Revitalisasi yang telah rampung menghadirkan ruang ibadah yang kini menyatu tanpa sekat, memungkinkan seluruh jamaah berada dalam satu ruang besar yang lapang.
Atap bangunan yang dibuat lebih tinggi semakin memperkuat kesan luas dan memberikan sirkulasi udara yang lebih baik. Tak hanya itu, kini imam dapat melihat langsung seluruh jamaah, menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk, terarah, dan penuh kebersamaan.
Kepala SMP Negeri 3 Gamping menyampaikan bahwa revitalisasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pembentukan karakter spiritual peserta didik. “Musholla bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter dan nilai-nilai keimanan siswa,” ungkapnya.
Meski telah mengalami lompatan besar, pihak sekolah menyadari bahwa penyempurnaan masih diperlukan. Beberapa fasilitas pendukung seperti proyektor, sistem suara (sound system), serta pendingin ruangan masih menjadi kebutuhan untuk menghadirkan kenyamanan yang lebih maksimal.
Dengan revitalisasi ini, Musholla Ar Riyadhoh kini menjelma menjadi simbol perubahan: dari ruang terbatas menjadi ruang kebersamaan yang luas, terbuka, dan menginspirasi bagi seluruh warga SMP Negeri 3 Gamping.
